Lead WhatsApp masuk. Jangan biarkan hilang.

Jangan Cuma Hitung Chat.
Hitung Closing.

Setiap calon pelanggan yang masuk lewat WhatsApp otomatis tercatat sebagai prospect. Atur follow-up, pantau statusnya, dan tahu siapa yang akhirnya menjadi customer.

Tanpa CRM yang ribet. Fokus ke lead yang belum closing.

  • Mudah digunakan
  • Setup cepat
  • Gratis 14 hari
Tim sales menindaklanjuti prospect WhatsApp dari ponsel

Siti

+62 812-3456-7890

“Kak, boleh minta pricelist?”

“Tentu kak, ini pricelist kami.”

New Prospect

Otomatis tercatat

Follow-up

Terjadwal, tidak terlupakan

WON

Deal berhasil ditutup

Deal Value

Rp5.000.000

WON
Pemilik bisnis menatap ponsel penuh chat yang belum dibalas

Masalahnya

Customer sudah chat. Tapi setelah itu?

Anda sudah keluar uang untuk iklan. Customer klik landing page. Customer masuk WhatsApp. Lalu… hilang. Bukan karena mereka tidak tertarik.

  • belum siap beli
  • masih membandingkan
  • minta pikir-pikir dulu
  • menunggu gajian
  • lupa membalas
  • perlu di-follow-up

Lead yang tidak di-follow-up bukan lead yang hilang. Itu lead yang belum selesai.

Tanpa Closingku

Semuanya manual. Chat, follow-up, dan closing tidak tercatat.

Chat masuk

Tenggelam

Hilang di antara ratusan chat lain. Tidak tercatat di mana pun.

Follow-up

Terlupakan

Tidak ada pengingat. Kalau lupa, leadnya hilang.

Hasil

Lead hilang

Tanpa jejak. Uang iklan hangus, potensi sales hilang.

LOST

Dengan Closingku

Setiap chat jadi prospect, follow-up terjadwal, hasil tercatat.

Chat masuk

Terdata sebagai prospect

Otomatis tercatat dengan nama, nomor, dan sumber.

NEW
Follow-up

Terjadwal

Daftar follow-up hari ini plus template siap kirim.

FOLLOW UP
Hasil

Closing tercatat

WON atau LOST jelas, nilai transaksi terdokumentasi.

WON / LOST

Cara Kerja

Dari chat menjadi closing.

Closingku membantu tim sales memastikan setiap calon pelanggan punya status, punya next step, dan tidak terlupakan.

01

Lead Masuk

Customer menghubungi bisnis Anda melalui WhatsApp. Pesan dengan trigger tertentu otomatis membuat prospect baru.

02

Prospect Tercatat

Nama dan nomor WhatsApp tersimpan dengan sumber dan status. Tidak perlu lagi cari-cari chat lama.

03

Follow-up Terjadwal

Closingku menunjukkan siapa yang harus di-follow-up hari ini. Gunakan template agar tim tidak mulai dari nol.

04

Closing

Ketika customer membeli, tandai sebagai WON dan catat nilai transaksinya. Jika tidak jadi, tandai LOST.

Contoh: “Kak, boleh minta pricelist?” → Prospect dibuat

Siti

+62 812-3456-7890

Source: Instagram

NEW

Follow-up Hari Ini

31

prospect perlu follow-up

Siti

WON

Deal Value: Rp5.000.000

Fitur Utama

Semua yang sales butuhkan. Tidak lebih.

Automatic Prospect Capture

Pesan dengan trigger yang Anda tentukan langsung membuat prospect. Tidak perlu copy-paste nomor ke spreadsheet.

Follow-up Queue

Lihat siapa yang harus dihubungi hari ini, sehingga sales tahu harus menghubungi siapa terlebih dahulu.

Follow-up Templates

Simpan template untuk situasi yang sering terjadi. Copy → buka WhatsApp → kirim.

Sales Pipeline

Pantau setiap prospect dengan status sederhana: NEW, FOLLOW UP, WON, LOST.

Activity Timeline

Tahu apa yang sudah terjadi. Setiap aktivitas tercatat di timeline prospect.

Deal Tracking

Ketika prospect menjadi customer, catat nilai transaksinya dan lihat hubungan lead sampai revenue.

Dashboard

Buka dashboard. Tahu siapa yang harus dikejar.

Tidak perlu membuka ratusan chat untuk mengingat siapa yang belum dibalas. Closingku memberi Anda daftar pekerjaan sales yang jelas.

Lihat Demo

Good morning, Andi

Berikut ringkasan aktivitas tim Anda hari ini.

Prospect Baru

18

20% dari kemarin

Follow-up Hari Ini

31

15% dari kemarin

Won

7

40% dari kemarin

Revenue

Rp24.500.000

25% dari kemarin

Follow-up Hari Ini

  • Siti

    3 hari sejak kontak terakhir

    Source: Instagram

    Follow Up
  • Budi

    5 hari sejak kontak terakhir

    Source: Facebook Ads

    Follow Up
  • Andi

    7 hari sejak kontak terakhir

    Source: Landing Page

    Follow Up

Pipeline Overview

248

Total Prospect

  • NEW86 (35%)
  • FOLLOW UP104 (42%)
  • WON27 (11%)
  • LOST31 (12%)

WhatsApp untuk chat. Closingku untuk closing.

WhatsApp Anda sudah penuh dengan chat. Yang kurang adalah jejaknya.

WhatsApp bagus untuk ngobrol dengan customer. Closingku dibuat untuk mengelola apa yang terjadi setelah percakapan itu.

WhatsApp

Closingku

Percakapan

Prospect

Chat terbaru

Follow-up

Nomor kontak

Sales pipeline

Pesan

Activity history

“Nanti saya kabari”

Next follow-up

Chat selesai

WON / LOST

Closingku bukan pengganti WhatsApp. Closingku membuat setiap chat punya next step.

Revenue

Dari jumlah chat ke jumlah closing.

Chat yang banyak belum tentu berarti sales yang banyak. Closingku membantu Anda mulai menghubungkan prospect sampai revenue.

Sehingga Anda tidak hanya tahu “bulan ini ada 500 chat”, tapi mulai bisa menjawab: “Berapa yang benar-benar menjadi customer?”

  1. Prospect
  2. Follow-up
  3. Closing
  4. Revenue

Arah pengembangan: Ads → Landing Page → WhatsApp → Prospect → Closing → Revenue, sehingga bisnis dapat melihat marketing mana yang benar-benar menghasilkan penjualan.

Cocok untuk berbagai bisnis

Cocok untuk bisnis yang jualannya dimulai dari WhatsApp.

Agen properti menjelaskan unit rumah kepada calon pembeli

Properti

Lead tanya harga atau unit → sales follow-up → booking.

Wedding planner membahas paket dengan calon pengantin

Wedding & Event

Calon customer tanya paket → konsultasi → follow-up → booking.

Konselor pendidikan berbicara dengan orang tua siswa

Education

Calon siswa atau orang tua tanya program → follow-up → enrollment.

Resepsionis klinik kecantikan menyambut klien

Clinic & Beauty

Customer tanya treatment → follow-up → appointment.

Konsultan bisnis berdiskusi dengan klien di ruang meeting

High-ticket Services

Lead tanya harga → konsultasi → follow-up → closing.

Jika customer Anda sering berkata “Nanti saya kabarin ya.” — Closingku dibuat untuk Anda.

Calon customer memegang ponsel sambil menimbang keputusan pembelian

“Nanti saya kabarin.”

Kalimat paling mahal dalam sales.

Customer belum bilang tidak. Mereka cuma belum membeli. Tapi tanpa sistem follow-up, “nanti” sering berubah menjadi tidak pernah.

Closingku memastikan “nanti” tetap masuk ke daftar Anda.

FAQ

Pertanyaan yang sering ditanyakan.

Jangan kehilangan jejak lead.

Jangan biarkan lead berhenti di WhatsApp.

Catat prospect. Jadwalkan follow-up. Pantau sampai closing.

  • Gratis 14 hari
  • Tanpa kartu kredit
  • Setup kurang dari 5 menit