
Properti
Lead tanya harga atau unit → sales follow-up → booking.
Lead WhatsApp masuk. Jangan biarkan hilang.
Setiap calon pelanggan yang masuk lewat WhatsApp otomatis tercatat sebagai prospect. Atur follow-up, pantau statusnya, dan tahu siapa yang akhirnya menjadi customer.
Tanpa CRM yang ribet. Fokus ke lead yang belum closing.

Siti
+62 812-3456-7890
“Kak, boleh minta pricelist?”
“Tentu kak, ini pricelist kami.”
New Prospect
Otomatis tercatat
Follow-up
Terjadwal, tidak terlupakan
WON
Deal berhasil ditutup
Deal Value
Rp5.000.000

Masalahnya
Anda sudah keluar uang untuk iklan. Customer klik landing page. Customer masuk WhatsApp. Lalu… hilang. Bukan karena mereka tidak tertarik.
Lead yang tidak di-follow-up bukan lead yang hilang. Itu lead yang belum selesai.
Tanpa Closingku
Semuanya manual. Chat, follow-up, dan closing tidak tercatat.
Tenggelam
Hilang di antara ratusan chat lain. Tidak tercatat di mana pun.
Terlupakan
Tidak ada pengingat. Kalau lupa, leadnya hilang.
Lead hilang
Tanpa jejak. Uang iklan hangus, potensi sales hilang.
Dengan Closingku
Setiap chat jadi prospect, follow-up terjadwal, hasil tercatat.
Terdata sebagai prospect
Otomatis tercatat dengan nama, nomor, dan sumber.
Terjadwal
Daftar follow-up hari ini plus template siap kirim.
Closing tercatat
WON atau LOST jelas, nilai transaksi terdokumentasi.
Cara Kerja
Closingku membantu tim sales memastikan setiap calon pelanggan punya status, punya next step, dan tidak terlupakan.
01
Customer menghubungi bisnis Anda melalui WhatsApp. Pesan dengan trigger tertentu otomatis membuat prospect baru.
02
Nama dan nomor WhatsApp tersimpan dengan sumber dan status. Tidak perlu lagi cari-cari chat lama.
03
Closingku menunjukkan siapa yang harus di-follow-up hari ini. Gunakan template agar tim tidak mulai dari nol.
04
Ketika customer membeli, tandai sebagai WON dan catat nilai transaksinya. Jika tidak jadi, tandai LOST.
Siti
+62 812-3456-7890
Source: Instagram
Follow-up Hari Ini
31
prospect perlu follow-up
Siti
Deal Value: Rp5.000.000
Fitur Utama
Pesan dengan trigger yang Anda tentukan langsung membuat prospect. Tidak perlu copy-paste nomor ke spreadsheet.
Lihat siapa yang harus dihubungi hari ini, sehingga sales tahu harus menghubungi siapa terlebih dahulu.
Simpan template untuk situasi yang sering terjadi. Copy → buka WhatsApp → kirim.
Pantau setiap prospect dengan status sederhana: NEW, FOLLOW UP, WON, LOST.
Tahu apa yang sudah terjadi. Setiap aktivitas tercatat di timeline prospect.
Ketika prospect menjadi customer, catat nilai transaksinya dan lihat hubungan lead sampai revenue.
Dashboard
Tidak perlu membuka ratusan chat untuk mengingat siapa yang belum dibalas. Closingku memberi Anda daftar pekerjaan sales yang jelas.
Lihat DemoGood morning, Andi
Berikut ringkasan aktivitas tim Anda hari ini.
Prospect Baru
18
↑ 20% dari kemarin
Follow-up Hari Ini
31
↑ 15% dari kemarin
Won
7
↑ 40% dari kemarin
Revenue
Rp24.500.000
↑ 25% dari kemarin
Follow-up Hari Ini
Siti
3 hari sejak kontak terakhir
Source: Instagram
Budi
5 hari sejak kontak terakhir
Source: Facebook Ads
Andi
7 hari sejak kontak terakhir
Source: Landing Page
Pipeline Overview
248
Total Prospect
WhatsApp untuk chat. Closingku untuk closing.
WhatsApp bagus untuk ngobrol dengan customer. Closingku dibuat untuk mengelola apa yang terjadi setelah percakapan itu.
Closingku
Percakapan
Prospect
Chat terbaru
Follow-up
Nomor kontak
Sales pipeline
Pesan
Activity history
“Nanti saya kabari”
Next follow-up
Chat selesai
WON / LOST
Closingku bukan pengganti WhatsApp. Closingku membuat setiap chat punya next step.
Revenue
Chat yang banyak belum tentu berarti sales yang banyak. Closingku membantu Anda mulai menghubungkan prospect sampai revenue.
Sehingga Anda tidak hanya tahu “bulan ini ada 500 chat”, tapi mulai bisa menjawab: “Berapa yang benar-benar menjadi customer?”
Arah pengembangan: Ads → Landing Page → WhatsApp → Prospect → Closing → Revenue, sehingga bisnis dapat melihat marketing mana yang benar-benar menghasilkan penjualan.
Cocok untuk berbagai bisnis

Lead tanya harga atau unit → sales follow-up → booking.

Calon customer tanya paket → konsultasi → follow-up → booking.

Calon siswa atau orang tua tanya program → follow-up → enrollment.

Customer tanya treatment → follow-up → appointment.

Lead tanya harga → konsultasi → follow-up → closing.
Jika customer Anda sering berkata “Nanti saya kabarin ya.” — Closingku dibuat untuk Anda.

Kalimat paling mahal dalam sales.
Customer belum bilang tidak. Mereka cuma belum membeli. Tapi tanpa sistem follow-up, “nanti” sering berubah menjadi tidak pernah.
Closingku memastikan “nanti” tetap masuk ke daftar Anda.
FAQ
Jangan kehilangan jejak lead.
Catat prospect. Jadwalkan follow-up. Pantau sampai closing.